Benyamin Tekankan Peran Orang Tua Awasi Penggunaan Gadget Anak

Redaksi Mediatangsel
2 Min Read
Foto: Istimewa

MEDIATANGSEL.COM – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan perangkat digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Benyamin saat menghadiri kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Mengajar di UPTD SDN Cirendeu 03, pada Rabu (12/8/2026).

Pada kesempatan yang sama, Benyamin mengapresiasi kegiatan tersebut yang memberikan edukasi kepada siswa mengenai penggunaan perangkat digital secara tepat dan bertanggung jawab.

Menurut Benyamin, edukasi digital menjadi semakin penting karena anak-anak saat ini tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung sangat pesat.

Oleh karena itu, pemahaman mengenai penggunaan gadget tidak hanya perlu diberikan di lingkungan sekolah, tetapi juga harus diperkuat melalui pendampingan orang tua di rumah.

Benyamin menilai kegiatan DWP PPATK Mengajar menjadi langkah positif dalam membekali anak-anak agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus memahami berbagai risiko yang dapat muncul dari penggunaan perangkat digital.

“Ini menjadi penting karena mereka berada di era disrupsi teknologi saat ini, sehingga sangat tepat apabila kolaborasi ini dilaksanakan dan dikembangkan di Tangerang Selatan,” jelas Benyamin.

Benyamin juga mengapresiasi dukungan PPATK terhadap dunia pendidikan di Tangerang Selatan. Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui bantuan buku untuk mendukung pengembangan literasi dan perpustakaan sekolah.

Benyamin menyoroti deklarasi penggunaan perangkat digital yang disampaikan kepada para siswa. Dia menilai deklarasi ini tidak cukup hanya dipahami oleh anak-anak, tetapi juga menjadi perhatian orangtua sebagai pihak yang mendampingi dan mengawasi penggunaan gadget.

Lebih lanjut Benyamin menegaskan, pengawasan penggunaan perangkat digital perlu dilakukan secara seimbang karena aktivitas anak tidak hanya berlangsung di sekolah.

“Orang tuanya juga harus memahami soal deklarasi itu, karena nanti yang mengawasi di rumah adalah orang tua. Jadi, anak itu sepertiga waktunya di sekolah, sepertiga di rumah, sepertiga lagi di lingkungan lainnya. Ini yang harus kita seimbangkan,” tukasnya.

Share This Article
Leave a Comment