MEDIATANGSEL.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), kader kesehatan, dan layanan kesehatan berbasis masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat menghadiri pemberian apresiasi kepada kader kesehatan dan petugas Ngider Sehat yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026.
Benyamin mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai program kesehatan yang telah dijalankan sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.
“Hari Anak Nasional ini menjadi momentum untuk mengevaluasi apa saja yang sudah kita kerjakan,” ujar Benyamin di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Senin (22/6/2026).
“Ada dua pilar penting, yakni Ngider Sehat Premium dan kader kesehatan Posyandu yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam meningkatkan berbagai indikator kesehatan masyarakat,” sambungnya.
Benyamin menilai Hari Anak Nasional tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, namun pengingat seluruh pihak untuk memastikan setiap anak mendapat hak atas kesehatan, gizi yang baik, pelayanan kesehatan, serta lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembangnya.
“Anak-anak adalah aset bangsa yang paling berharga. Masa depan Tangerang Selatan ada di tangan mereka. Karena itu, kita harus memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing untuk masa depan,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama Benyamin menjelaskan, Tim Ngider Sehat Premium bersama kader Posyandu akan terus melakukan pendampingan dan identifikasi kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan kesehatan anak.
“Kedua tim ini kita dorong untuk terus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Misalnya pemberian makanan tambahan (PMT), pemeriksaan kesehatan anak, dan berbagai kebutuhan lain yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tuturnya.
“Seluruh infrastruktur yang menunjang penurunan stunting, termasuk ketersediaan pangan, gizi, hingga lingkungan yang sehat harus terus diperkuat,” imbuhnya.
Benyamin juga menyampaikan apresiasi kepada kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang selama ini berperan aktif mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurut dia, kedua kelompok itu menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan edukasi kesehatan, memantau tumbuh kembang anak, mendampingi ibu hamil, mendukung pelaksanaan Posyandu, serta menjalankan berbagai upaya promotif dan preventif di masyarakat.
“Keberhasilan program kesehatan tidak mungkin dicapai pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang selama ini bekerja langsung di lapangan,” tukasnya.



