MEDIATANGSEL.COM – Pengurus Daerah Organisasi Lansia Aktif dan Peduli Indonesia (LANTIP) Kota Tangerang Selatan resmi dikukuhkan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung 3 Pusat Pemerintahan Kota Tangsel (Puspemkot).
Pengukuhan pengurus LANTIP ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan lanjut usia sekaligus mendorong peningkatan angka harapan hidup masyarakat di Kota Tangerang Selatan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan jumlah penduduk lanjut usia di Kota Tangerang Selatan cukup signifikan sehingga memerlukan perhatian dan pelayanan yang terstruktur.
“Jumlah lansia di Tangerang Selatan cukup signifikan. Beliau, para orang tua, mengelompokkan diri di dalam kelompok-kelompok tertentu, salah satunya LANTIP ini, sehingga mempermudah daya jangkau pemerintah kota,” jelas Benyamin dikutip pada Senin (29/6/2026).
Lebih lanjut Benyamin mengungkapkan, jumlah penduduk berusia 65 tahun ke atas mencapai sekitar 13,14 persen dari total populasi Kota Tangerang Selatan.
“Kondisi tersebut menjadikan pemberdayaan lansia sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah, termasuk upaya meningkatkan angka harapan hidup dari 73 tahun menjadi 74 hingga 75 tahun,” tuturnya.
Dia menambahkan, keberadaan organisasi seperti LANTIP akan memudahkan pemerintah dalam menjangkau kelompok lansia sehingga berbagai program kesehatan, sosial, dan pemberdayaan dapat dilaksanakan secara lebih efektif.
Sementara Ketua Umum Harian Pusat LANTIP Indonesia, Ito Sumardi menyebut organisasi yang telah berdiri selama lima tahun tersebut bergerak di berbagai bidang.
Mulai dari pemeliharaan kesehatan lansia, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan Sekolah Lansia Nasional (SLN) yang didukung oleh rumah sakit di daerah. Keanggotaan LANTIP pun telah tersebar di Tangerang Selatan, Banten, Jakarta, serta sejumlah daerah di Pulau Jawa.
“Kami akan terus mengimbau pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kesejahteraan lansia di seluruh Indonesia,” terang Ito.



