Septic Tank Konvensional Mulai Ditinggalkan, Tangsel Dorong Sanitasi Berbasis Teknologi

Redaksi Mediatangsel
2 Min Read
Balai Kota Tangsel. | Foto: Istimewa

MEDIATANGSEL.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat sistem sanitasi lingkungan dengan memanfaatkan teknologi yang dinilai lebih efisien dan tahan lama.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Dalam program ini, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Tangsel mulai mengembangkan penggunaan septic tank berbahan fiber dengan teknologi biofil untuk rumah warga maupun fasilitas umum.

Pemasangan septic tank modern tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan limbah domestik sekaligus menekan potensi pencemaran lingkungan.

Kepala DCKTR Tangsel, Ade Suprizal mengatakan septic tank berbasis biofil memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan sistem konvensional.

Menurutnya, salah satu keunggulan teknologi tersebut terletak pada daya tahan serta kebutuhan perawatan yang relatif lebih rendah. Sistem tersebut bahkan dapat digunakan dalam waktu beberapa tahun sebelum membutuhkan perawatan atau penyedotan.

“Kalau septic tank biasa harus disedot setiap tahun, sistem ini bisa bertahan hingga lima tahun bahkan lebih sebelum dilakukan perawatan,” ujar Ade Suprizal dikutip pada Senin (10/8/2026).

Penerapan teknologi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kualitas lingkungan permukiman.

Sistem sanitasi yang baik dinilai penting untuk mencegah limbah domestik mencemari tanah maupun sumber air di sekitar permukiman. Dengan demikian, peningkatan sanitasi juga berkaitan langsung dengan terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan layak huni.

Terpisah, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengungkapkan peningkatan kualitas sanitasi merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Ini bagian dari komitmen kami membangun kualitas hidup masyarakat,” ucap Benyamin.

Pemkot Tangsel pun mendorong agar penerapan sanitasi berbasis teknologi dapat dilakukan secara bertahap dan merata. Selain pembangunan infrastruktur, keberhasilan program STBM juga membutuhkan kesadaran serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui kombinasi teknologi dan partisipasi warga, Tangsel menargetkan standar sanitasi di kawasan permukiman terus meningkat sekaligus menekan risiko pencemaran akibat pengelolaan limbah domestik yang tidak optimal.(Adv)

Share This Article
Leave a Comment