MEDIATANGSEL.COM – Pendaftaran bursa calon Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi ditutup seiring ditutupnya tahapan pengambilan dan pengembalian formulir pada Selasa (18/11/2025) pukul 16.00 WIB.
Penutupan dilakukan oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Ketum KONI Tangsel Periode 2025-2029 di Gedung KONI Tangsel.
“Kami nyatakan dari tim TPP bahwa pengambilan dan pengembalian formulir sudah ditutup pukul 16.00 WIB,” kata Sekretaris TPP Ketum KONI Tangsel, Eeng Sulaiman, dalam konferensi pers.
Menurut Eeng, seiring batas waktu yang sudah berakhir, seluruh bakal calon Ketum KONI Tangsel yang mengambil berkas telah mengembalikannya tanpa terkecuali.
“Alhamdulillah sore hari ini tanggal 18 November 2025 semuanya telah mengembalikan dari tiga formulir yang dikeluarkan atau yang diambil dari tim TPP. Artinya bahwa semua yang mengambil formulir sudah mengembalikan pada hari ini,” katanya.
Setelah formulir diterima, TPP Ketum KONI Tangsel langsung melakukan ceklis detail persyaratan administrasi ketiga bakal calon. Hasilnya menunjukkan peta dukungan cabor yang sangat berbeda.
Dinamika ini membuat persaingan menuju kursi Ketum KONI Tangsel 2025–2029 semakin terlihat.
Dua calon datang dengan dukungan solid dari cabang olahraga, sementara satu calon masih harus berhadapan dengan persoalan kelengkapan berkas.
“Dari bakal calon yang mengembalikan, ceklis-an atau persyaratan yang dikembalikan dari Bapak Mahludin lengkap dan didukung 32 cabor. Dan dari Bapak Hamka Handaru lengkap diceklis, disaksikan dan didukung 18 cabor, dan terakhir dari Ibu Hajah Mursina tidak lengkap dan didukung 2 cabor,” jelasnya.
Namun demikian, Eeng menegaskan bahwa proses belum selesai. Seluruh dokumen yang masuk masih harus melalui verifikasi resmi sebelum diumumkan ke publik.
“Itu yang bisa kami sampaikan, artinya tinggal menunggu verifikasi nanti. Dari persyaratan-persyaratan sudah dilengkapi, tapi ada proses untuk mengumumkan dan tim TPP akan menyampaikan di persidangan Musorkot nanti,” tutur Eeng.
Ia memastikan bahwa transparansi akan dijaga hingga Musorkot berlangsung. Ketiga calon yang telah mengambil dan mengembalikan formulir akan diumumkan hasil verifikasinya secara resmi kepada panitia.
Sebagai informasi tambahan, Eeng juga membeberkan jumlah peserta yang akan memiliki hak suara dalam Musorkot KONI Tangsel tahun ini.
“Mungkin perlu kami sampaikan juga daripada nanti ada yang bertanya terkait dengan jumlah peserta di Musorkot KONI Kota Tangerang Selatan tahun 2025 ini ada 56 cabor,” ucapnya.
Dengan dukungan cabor yang sangat berbeda antara para bakal calon, Musorkot mendatang diprediksi berlangsung panas, menentukan masa depan pembinaan olahraga di Kota Tangerang Selatan empat tahun ke depan.
Semua mata kini tertuju pada hasil verifikasi TPP dan siapa yang akan benar-benar melaju sebagai calon resmi Ketua KONI Tangsel 2025–2029. [Dmy]






